2009/03/23

SISTEM SILVIKULTUR INTENSIF MENDORONG OPTIMALISASI PRODUKSI HUTAN ALAM

27-11-2006
Untuk medorong tercapainya kondisi hutan yang mampu berfungsi secara optimal, produktif, berdaya saing, dan yang dikelola secara efektif dan efisien, sehingga terwujud kelestarian hutan yang dinamis, Dephut telah menunjuk beberapa pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (IUPHHK-HA/HPH).
Sebagai model pembangunan sistem silvikultur intensif yang disesuaikan dengan karakteristik setiap lokasi.

Pengelolaan dengan sistem silvikultur intensif pada IUPHHK-HA/HPH baik dengan sistem tebang pilih tanam Indonesia Intensif (TPTII) dan atau dengan sistem tebang pilih tanam jalur intensif (TPTJI) dilakukan pada areal hutan produksi alam yang masih ada virgin forest, dan areal bekas tebangannya masih baik.

Agar pelaksanaan pembangunan sistem silvikultur intensif di beberapa IUPHHKA tersebut berhasil, difasilitasi oleh sebuah tim pakar di bidang sistem silvikultur. Tahun 2004 Departemen Kehutanan telah menunjuk 17 (tujuh belas) IUPHHKA untuk melaksanakan model pembangunan sistem silvikultur intensif. Di Kalimantan Tengah, IUPHHK-HA/HPH yang melaksanakan model sistem silvikultur intensif antara lain PT. Sari Bumi Kusuma, PT. Erna Djuliawati, dan PT. Sarpatim dari kelompok usaha kayu lapis Indonesia.

Pakar Tim Pelaksana Fasilitasi Pembangunan Sistem Silvikultur Intensif antara lain Prof. DR. Ir. Sukotjo (Silvikultur Intensif, UGM); Prof. DR. Ir. Maman Sutisna (TPTI Bina Pilih, UNMUL); Prof. DR. Ir. M. Na’iem, M.Agr (Pemuliaan Pohon, UGM); DR. Ir. Chairil Anwar Siregar (Manipulasi Lingkungan, Kimia Tanah Puslitbang HKA, Bogor); DR. Ir. Illias (Pemungutan Hasil Hutan/Penjarangan, Riil, IPB); dan lain-lainnya.

Menteri Kehutanan akan melihat perkembangan pelaksanaan model silvikultur intensif Tebang Pilih Tanam Indonesia Intensif (TPTII) di PT. Sarpatim tanggal 27-28 Nopember 2006.

Selain melihat perkembangan sistem silvikultur TPTII di PT. Sarpatim , Menteri juga akan meminta laporan persiapan pakar dalam pengembangan sistem silvikultur intensif pada IUPHHKHA lainnya yang berminat.

Dalam kunjungan lapangan ke PT. Sarpatim Menteri Kehutanan antara lain didampingi oleh Dirjen Bina Produksi Kehutanan bersama tim pakar, Prof. DR. Ir. Sukotjo, Prof. DR. Ir. Maman Sutisna, Prof. DR. Ir. M. Na’iem, M.Agr, DR. Ir. Chairil Anwar Siregar, DR. Ir. Illias.

Sistem silvikultur intensif dengan tebang pilih tanam Indonesia intensif (TPTII) dapat meningkatkan hasil panen kayu dari IUPHHK-HA (HPH). Penerapan sistem tersebut dapat digunakan untuk mengatasi kekurangan pasokan bahan baku, yang saat ini menimpa industri pengolahan kayu berdiameter besar di Indonesia.

Saat ini kesenjangan permintaan bahan baku untuk industri plywood dan sawn timber + 25 juta m3/tahun. Hal ini karena dari 289 unit IUPHHK-HA/HPH, hanya 154 unit yang aktif menyusun rencana karya tahunan (RKT) dengan potensi 8,2 juta m3 pada tahun 2006. Dengan sistem silvikultur TPTII dan atau TPTJI ini diharapkan agar pengelolaan IUPHHK-HA/HPH tersebut dapat menghasilkan kayu jenis meranti dan atau kayu mewah lainnya dalam umur tebang yang lebih pendek antara umur 20 –25 tahun dengan volume kayu yang lebih besar antara 200 – 300 m3/hektar. Selama ini umur kayu jenis meranti dari hutan alam baru dapat ditebang pada umur 30 – 40 tahun dengan volume 40 – 60 m3/hektar.

2009/03/19

Indonesia Memenuhi Syarat untuk Penerapan Undang-Undang Konservasi Hutan Tropis

Untuk memenuhi permintaan dari Pemerintah Indonesia, Pemerintah A.S. dengan gembira mengumumkan bahwa Indonesia memenuhi syarat untuk turut serta dalam program pengalihan utang untuk konservasi alam (debt-for-nature) guna mendanai upaya konservasi hutan tropis. Di bawah Undang-Undang Konservasi Hutan Tropis (Tropical Forest Conservation Act /TFCA), sejumlah utang Indonesia yang memenuhi syarat dapat dikurangi dan dialihkan pada upaya konservasi hutan tropis.

“Ini merupakan berita baik,” kata Menteri Kehutanan M.S. Kaban, SE, MSi, dalam pertemuan dengan sejumlah perwakilan dari Kedubes A.S. hari ini.

Departemen Keuangan A.S. akan memberikan alokasi sementara senilai 19,6 juta dolar AS untuk pengelolaan utang yang memenuhi syarat tersebut. Pembahasan awal untuk mencapai sebuah kesepakatan diharapkan akan dimulai pada minggu-minggu mendatang. Jika telah selesai, Indonesia akan menjadi salah satu peserta terbesar di bawah program TFCA ini.

Hingga kini, 11 negara di Afrika, Asia, dan Amerika Latin telah ikut ambil bagian dalam perjanjian debt-for-nature di bawah TFCA. Perjanjian ini akan menghasilkan lebih dari 135 juta dolar AS untuk melestarikan hutan tropis penting di negara-negara tersebut selama 10 sampai 25 tahun. Di masa yang akan datang, program ini akan diperluas mencakup pelestarian terumbu karang yang sering disebut sebagai “hutan pantai.”

Hutan Indonesia dikenal sebagai salah satu hutan yang paling penting dan paling beragam secara hayati di dunia. Pemerintah A.S. menyambut baik keikutsertaan Indonesia dalam program yang penting ini.

2009/03/14

Deskripsi Jenis Rotan


Rotan adalah sekelompok palma dari puak (tribus) Calameae yang memiliki habitus memanjat, terutama Calamus, Daemonorops, dan Oncocalamus. Puak Calameae sendiri terdiri dari sekitar enam ratus anggota, dengan daerah persebaran di bagian tropis Afrika, Asia dan Australasia. Ke dalam puak ini termasuk pula marga Salacca ( misalnya salak), Metroxylon (misalnya rumbia/sagu), serta Pigafetta yang tidak memanjat, dan secara tradisional tidak digolongkan sebagai rotan.

Batang rotan biasanya langsing dengan diameter 2-5cm, beruas-ruas panjang, tidak berongga, dan banyak yang dilindungi oleh duri-duri panjang, keras, dan tajam. Duri ini berfungsi sebagai alat pertahanan diri dari herbivora, sekaligus membantu pemanjatan, karena rotan tidak dilengkapi dengan sulur. Suatu batang rotan dapat mencapai panjang ratusan meter. Batang rotan mengeluarkan air jika ditebas dan dapat digunakan sebagai cara bertahan hidup di alam bebas. Badak jawa diketahui juga menjadikan rotan sebagai salah satu menunya.

Sebagian besar rotan berasal dari hutan di Malesia, seperti Sumatra, Jawa, Borneo, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Indonesia memasok 70% kebutuhan rotan dunia. Sisa pasar diisi dari Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Rotan cepat tumbuh dan relatif mudah dipanen serta ditransprotasi. Ini dianggap membantu menjaga kelestarian hutan, kaerna orang lebih suka memanen rotan daripada kayu.
Adapun macam - macam rotan dapat dibagi sebagai berikut :

Rotan Batang (Daemonorops robustus Warb) :

1.Hidup berumpun, tumbuh menyebar pada daerah berbukit sampai kedaerah bergunung (300 – 1000 m dpl). Umumnya tumbuh menjalar diatas permukaan tanah kemudian memanjat dan melilit pada batang pohon sekitarnya.

2.Pada pangkal batang terdapat bongkol, mula-mula tegak keatas kurang lebih 2 meter kemudian melengkung kembali ketanah, kadang terdapat akar pada bongkol tersebut. Pangkal batang sepanjang 1,5 meter diameter besar dan ruas buku pendek tidak teratur, setelah normal kembali dengan ukuran tertentu.

3.Diameter batang kurang lebih 2 – 8 cm, panjang ruas 15 – 30 cm warna batang hijau tua mengkilap, bentuk silindris. Ruas nyata dan pada batang terdapat benjolan pelepah.

4.Pelepah daun berduri seperti duri salak pada bagian atas melengkung kedalam, panjang duri antara 2 – 4 cm, tangkai daun pada bagian pelepah berduri rapat, makin keatas makin jarang, bentuk dari pipih bersusun dan tidak beraturan

5.Pada tangkai daun duduk daun berpasangan kiri kanan, jaraknya 2 – 5 cm untuk rotan dewasa. Bentuk daun lonjong dengan ujung runcing. Warna daun hijau tua permukaan licin sedang bagian bawah berwarna hijau buram. Pada bagian bawah tulang daun berduri halus, pinggir daun berduri

6.Pada ujung tangkai daun terdapat sulur panjat, dengan pengait sepanjang 2 – 5 cm, berduri kokoh, bercangap, bertumpu dan seperti cakar dan duri berwarna hitam. Pada rotan dewasa, batang terbungkus pelepah yang pada akhirnya mengelupas sendiri, dan pada ujung batang terdapat tajuk ± 5 – 10 meter. Ciri khas pada batangnya terdapat kandungan air banyak. Jenis rotan ini bernilai ekonomis tinggi. Penggunaanya untuk mebelair dan merupakan komoditi eksport.

Rotan Lambang (Calamus sp) :

1.Hidup berumpun, tumbuh dipinggir sungai/dataran rendah dan juga ditemui di pegunungan.

2.Ruas batang nyata, warna batang hijau muda kekuning-kuningan, panjang ruas 25 – 40 cm diameter batang 1-2 cm merata sampai ujung, buku pada ruas melingkar rata dan berwarna hutam dimana ruas pada bagian bawah buku besar dan ruas pada bagian atas mengecil dan merata sampai keujung batang.

3.Permukaan batang licin dan mengkilap.

4.pada rotan yang tiap panen batangnya/bekas pelepah sepanjang ± 16 - 60 meter pada ujung batang kurang lebih 4 meter terdapat daun.

5.Pada ujung batang terdapat pelepah daun berbentuk menonjol berbuku, pelepah daun berduri pada pinggir kiri dan kanan kira-kira 20 - 30 cm dari pelepah duri menghadap kebawah miring 45o, ujung pelepah terdapat sulur panjat dengan panjang kurang lebih 2 - 3 meter berfungsi sebagai alat panjat dengan duri berpasangan 4 - 5 berjarak 3 cm, naik keujung semakin rapat.

6.Bentuk daun memanjang dengan panjang daun kurang lebih 20 - 50 cm, lebar daun 3 - 6 cm. Warna daun hijau, pada bagian bawah daun terdapat 4 tulang daun yang memiliki duri halus berjarak 2 - 3 cm.

7.Ujung daun meruncing berbulu halus, makin ke ujung buluh makin rapat, pada sepanjang tepi daun berduri halus.

8.Jenis rotan ini tidak banyak digunakan karena kwalitasnya jelek dan mengandung kadar air yang tinggi dan cepat kusut.

9.Permudaannya daun melonjong,pada pangkal pelepah duri panjang halus seperti jarum, jarang dan berakar serabut.

10.Nama daerahnya, buku dalam/buku tinggi (Gorontalo).

Jenis Rotan Umbul (Calamus sympisipus)

1.Hidup soliter, tempat tumbuh menyebar dari daerah dataran rendah (pinggiran sungai) sampai pada daerah dataran tinggi dan berbukit.

2.Batang berwarna kuning cemerlang kehijau-hijauan selindris, beralur, batang dari pangkal sampai ujung semakin besar, panjang ruas batang antara 25 - 40 cm, diameter batang pada bagian ujung 2 - 4 cm.

3.Ruas buku melingkar lurus berwarna seperti warna batang dan nampak jelas. Panjang batang kurang lebih 15 - 60 meter, batang terbungkus pelepah daun dan terdapat pasangan duri yang menghadap kebawah melingkar menyerupai spiral, panjang duri 3 - 5 mm, berwarna kuning.

4.Pada ujung pelepah terdapat sulur panjat satu buah, kemudian pada bagian tengah berpasangan dua dan pada bagian ujung berpasangan tiga, dimana jarak antara pasang an duri yang dengan pasangan duri lainnya 1 - 2,5 cm.

5.Pelepah yang sudah tua mudah terlepas dan rapuh, pada pangkal pelepah terdapat pembungkus.

6.Tangkai daun berduri jarang dan terletak pada bagian bawah.

7.Helai daun berpasangan terdiri atas 4 - 5 helai daun, pada kiri dan kanan tangkai daun, pada bagian ujungnya berpasangan masing-masing satu.

8.Bentuk daun menyirip panjang ujungnya berbulu halus, dipinggir helai daun berduri halus menghadap keujung daun, warna daun hijau mengkilap permukaannya licin daun bagian bawah berwarna kecoklat-coklatan dan keputih-putihan, panjang daun 15 - 25 cm, lebar daun 2 - 4 cm. Tulang daun memanjang mengikuti panjang daun.

9.Malai bunga muncul pada bagian pangkal daun dan ujung batang terdapat selendang yang membungkus malai, kemudian bunga mekar panjang tandan bunga 50 - 75 cm, tangkai bunga terletak helai bunga kutang lebih 20 helai bunga.

10.Buah bersisik, berwarna putih susu dan ujung sisik berbentuk bulat dan masuk kedalam saling menutup, warna pinggir sisik coklat tua, tiap tangkai buah berkelompok.

11.Ciri khas batang mudah lentur dan tidak rusak serta kulit batang tidak pecah bila dibengkokkan.

12.Tumbuh melingkar, menjulur dan kadang-kadang kembali ketanah.

13.Pada anakan, tiap helai daun terbelah dua menyerupai gunting, berwarna hijau terang sedangkan bagian bawah daun berwarna coklat berspora.

14.Jenis ini bernilai ekonomis dan laku di pasaran pada umumnya digunakan untuk mebelair.

Jenis Rotan Tohiti (Calamus inops Becc) :

1.Hidup soliter, tumbuh menyebar secara merata pada ketinggian 300 - 1200 m, batang dari pangkal sampai keujung semakin besar, warna batang hijau tua, licin, panjang batang 15 - 120 m, tumbuh vertikal ke atas kemudian melilit pada pohon disekitarnya. Diameter batang pada pangkal 0,8 - 2 cm pada ujung antara 2 - 4 cm dan panjang ruas antara 20 - 35 cm sama besar sampai keujung batang, buku pada ruas melingkar miring, berwarna hitam dan berlekuk.

2.Pelepah daun membungkus batang pada permukaan pelepah dipenuhi oleh duri yang rapat dan tidak beraturan. Semakin keujung tangkai daun durinya semakin kecil.

3.Ujung tangkai daun membentuk cambuk dan terdapat duri pengait, tiap pengait terdapat 5 duri dan masing-masing duri berjarak 1 - 2 cm.

4.Daun menyirip berselang seling, ujung daun lancip berbulu halus, warna permukaan daun hijau mengkilap, sedang pada bagian bawah daun berwarna hijau buram. Tulang daun nyata, berduri halus dengan panjang antara 5 - 7 cm, ujung duri berwarna coklat muda.

5.Ciri khas, bila batang dilenturkan kulit batang pecah dan berbekas.

6.Jenis rotan ini bernilai ekonomis tinggi dan merupakan komoditi ekspor, juga untuk bahan mebelair.

Jenis rotan Susu (Calamus sp)

1.Hidup soliter tumbuh menyebar merata ke ketinggian ± 250 - 500 m dpl, terutama banyak dijumpai dipinggiran sungai dan di dataran rendah yang lembab.

2.Batang berwarna kuning kehijauan, dengan diameter batang mulai dari pangkal sampai ujung pelepah.

3.Diameter batang mulai dari panjang ± 1,5 m untuk rotan dewasa dapat mencapai 28 - 40 mm.

4.Pelepah daun pembungkus batang diselimuti duri rapat beraturan dan merata antara pelepah-pelepah berikutnya asal dari mendatar panjang ± 3 - 6 cm, warna hitam mengkilap.

5.Ruas batang panjangnya ± 15 - 40 cm dengan bentuk buku ruas agak tebal menonjol melingkar miring.

6.Ciri khas batang bila dipotong akan keluar air berupa getah mencair putih seperti susu.

7.Pada tangkai daun duduk berselang-seling beraturan dengan panjang berukuran ± 15 - 75 cm jarak antara daun ± 3 - 4 cm. Permukaan daun berwarna hijau tua sedang bagian bawah daun terdapat duri menyorok kebawah dan setiap pinggir tepi daun ditumbuhi duri sebagai pengait dengan jarak ± 2 - 3 cm.

8.Pada ujung tangkai tumbuh sulur sebagai pengait pohon yang disebelahnya, panjang sulur panjat dapat mencapai 3 - 6 meter dan setiap duri pengait berjumlah 5 bergandengan dibagian tenga duri besar sebagai bidak pengait dan arah miring kebawah. Jarak antarnya sampai ujung 3 - 5 cm.

9.Jenis rotan ini kurang bernilai ekonomis.

Jenis Rotan Merah/Tai Ayam (Calamus panajuga Becc) :

1.Hidup berumpun, menyebar dari ketinggian ± 200 m dpl s/d 500 m dpl.

2.Batang berwarna coklat kemerah merahan, batang terbungkus pelepah, panjang ruas 20 – 30 cm. Diameter batang 4 – 8 mm, batang merah dari pangkal sampai ujung rata, sedangkan pada panjang 15 – 20 m bercabang membentuk batang baru. Pada setiap rumpun terdapat batang rotan yang siap panen antara 15 – 20 batang, dengan panjang batang berkisar antara 15 – 45 m.

3.Daun berwarnaa hijau tua, berbentuk melebar ditengah-tengah dan dasar daun lurus, tepi daun bergerigi dan meruncing pada ujung daun.
Panjang daun kurang lebih 8 – 14 cm, lebar daun dibagian tengah kurang lebih 4 – 6 cm. Tulang daun menyatu pada pangkal menyebar secara radial, warna bagian bawah daun agak kecoklatan dan berspora, duduk daun berselang-seling dan setiap pelepah daun terdapat kurang lebih 10 – 15 helai

4.Pada bagian tangkai daun berduri berpasangan 1 dan 1 sebanyak 2 – 3 pasang, kemudian bentuk kait panjang 0,3 cm pangkal melebar dan ujung daun berwarna hitam.

5.Pada ujung pelepah daun sulur panjat (flagellum) dengan pasangan duri yang bergantian bergandeng 3, 4 dan 2 secara selang seling dan berbentuk paruh burung kakak tua. Panjang sorus sekitar 2 – 5 meter, pelepah daun membungkus sepanjang ruas batang.

6.Pada pucuk terbungkus oleh selubung yang membuka pada saat muncul daun baru

7.Bila batang dikerat/dipotong akan tercium bu tai ayam atau bila batangnya digosok dengan tangan.

8.Setelah pelepah terlepas buku pada ruas melingkar miring agak menunjol.

9.Kegunaan jenis rotan ini oleh masyarakat nelayan digunakan sebagai perangkap ikan (rompong) dan juga digunakan sebagai bahan kerajinan anyaman.

10.Anakan jenis rotan ini mirip dengan anakan pohon aren dan tumbuh berumpun

Jenis Rotan Susu Merah (Calamus sp) :

1.Hidup soliter tumbuh menyebar merata ke ketinggian ± 250 - 500 m dpl, terutama banyak dijumpai dipinggiran sungai dan di dataran rendah yang lembab.

2.Batang berwarna kuning kehijauan, dengan diameter batang mulai dari pangkal sampai ujung pelepah.

3.Pelepah daun pembungkus batang diselimuti duri rapat beraturan dan merata antara pelepah-pelepah berikutnya asal dari mendatar panjang ± 3 - 6 cm, warna hitam mengkilap.

4.Pada tangkai daun duduk berselang-seling beraturan dengan panjang berukuran ± 15 - 75 cm jarak antara daun ± 3 - 4 cm. Permukaan daun berwarna hijau tua sedang bagian bawah daun terdapat duri menyorok kebawah dan setiap pinggir tepi daun ditumbuhi duri sebagai pengait dengan jarak ± 2 - 3 cm.

5.Jenis rotan ini kurang bernilai ekonomis.

2009/03/10

A Lesson Love


Berikut sebuah kisah cinta dari negeri Sakura : A Lesson Love. Wah, ini topiknya tentang Cinta. Kekuatan Cinta “The Power of Love” bisa merupakan sumber motivasi yang kuat namun bisa juga merupakan pembuat turun motivasi, he.. tergantung menggunakannya.. Yang pasti Kekuatan Cinta dahsyat sekali, cinta pada orang tua, cinta pada keluarga, cinta pada pasangan.. Ini contoh dari Negeri Sakura,,,

Toshinobu Kubota , yang biasa dipanggil Shinji mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya di negerinya yang lama untuk mencari hidup yang lebih baik di Amerika. Ayahnya memberinya uang simpanan keluarga yang disembunyikan di dalam kantong kulit.
“Di sini keadaan sulit ,” katanya sambil memeluk putranya dan mengucapkan selamat tinggal. “Kau adalah harapan kami.”
Shinji naik ke kapal lintas Atlantik yang menawarkan transport gratis bagi pemuda-pemuda yang mau bekerja sebagai penyekop batubara sebagai imbalan ongkos pelayaran selama sebulan. Kalau Shinji menemukan emas di Pegunungan Colorado, keluarganya akan menyusul.
Berbulan-bulan Shinji mengolah tanahnya tanpa kenal lelah. Urat emas yang tidak besar memberinya penghasilan yang pas-pasan namun teratur.
Setiap hari ketika pulang ke pondoknya yang terdiri atas dua kamar, Shinji merindu kan dan sangat ingin disambut oleh wanita yang dicintainya.
Satu-satunya yang disesalinya ketika menerima tawaran untuk mengadu nasib ke Amerika adalah terpaksa meninggalkan Asaka Matsutoya sebelum secara resmi punya kesempatan mendekati gadis itu. Sepanjang ingatannya, keluarga mereka sudah lama berteman dan selama itu pula diam-diam dia berharap bisa memperistri Asaka.
Rambut Asaka yang ikal panjang dan senyumnya yang menawan membuatnya menjadi putri Keluarga Yoshinori Matsutoya yang paling cantik..
Shinji baru sempat duduk di sampingnya dalam acara perayaan pesta bunga dan mengarang alasan-alasan konyol untuk singgah di rumah gadis itu agar bisa bertemu dengannya. Setiap malam sebelum tidur di kabinnya , Shinji ingin sekali membelai rambut Asaka yang pirang kemerahan dan memeluk gadis itu.. Akhirnya, dia menyurati ayahnya , meminta bantuannya untuk mewujudkan impiannya.
Kira-kira setahun kemudian, sebuah telegram datang mengabarkan rencana untuk membuat hidup Shinji menjadi lengkap. Pak Yoshinori Matsutoya akan mengirimkan putrinya kepada Shinji di Amerika. Putrinya itu suka bekerja keras dan punya intuisi bisnis. Dia akan bekerja sama dengan Shinji selama setahun dan membantunya mengembangkan bisnis penambangan emas.
Diharapkan, setelah setahun itu keluarganya akan mampu datang ke Amerika untuk menghadiri pernikahan mereka.
Hati Shinji sangat bahagia. Dia menghabiskan satu bulan berikutnya untuk mengubah pondoknya menjadi tempat tinggal yang nyaman. Dia membeli ranjang sederhana untuk tempat tidurnya di ruang duduk dan menata bekas tempat tidurnya agar pantas untuk seorang wanita. Gorden dari bekas karung goni yang menutupi kotornya jendela diganti dengan kain bermotif bunga dari bekas karung terigu. Di meja samping tempat tidur dia meletakkan wadah kaleng berisi bunga-bunga kering yang dipetiknya di padang rumput.
Akhirnya , tibalah hari yang sudah dinanti-nantikannya sepanjang hidup.
Dengan tangan membawa seikat bunga daisy segar yang baru dipetik , dia pergi ke stasiun kereta api. Asap mengepul dan roda-roda berderit ketika kereta api mendekat lalu berhenti. Shinji melihat setiap jendela , mencari senyum dan rambut ikal Asaka. Jantungnya berdebar kencang penuh harap, kemudian tersentak karena kecewa.
Bukan Asaka , tetapi Yumi Matsutoya kakaknya, yang turun dari kereta api. Gadis itu berdiri malu-malu di depannya, matanya menunduk. Shinji hanya bisa memandang terpana. Kemudian, dengan tangan gemetar diulurkannya buket bunga itu kepada Yumi. “Selamat datang,” katanya lirih, matanya menatap nanar. Senyum tipis meng hias wajah Yumi yang tidak cantik.
“Aku senang ketika Ayah mengatakan kau ingin aku datang ke sini,” kata Yumi, sambil sekilas memandang mata Shinji sebelum cepat-cepat menunduk lagi.
“Aku akan mengurus bawaanmu ,” kata Shinji dengan senyum terpaksa.
Bersama-sama mereka berjalan ke kereta kuda. Pak Matsutoya dan ayahnya benar. Yumi memang punya intuisi bisnis yang hebat. Sementara Shinji bekerja di tambang, dia bekerja di kantor. Di meja sederhana di sudut ruang duduk, dengan cermat Yumi mencatat semua kegiatan di tambang. Dalam waktu 6 bulan, asset mereka telah berlipat dua. Masakannya yang lezat dan senyumnya yang tenang menghiasi pondok itu dengan sentuhan ajaib seorang wanita.
Tetapi bukan wanita ini yang kuinginkan , keluh Shinji dalam hati, setiap malam sebelum tidur kecapekan di ruang duduk. Mengapa mereka mengirim Yumi ? Akankah dia bisa bertemu lagi dengan Asaka ? Apakah impian lamanya untuk memperistri Asaka harus dilupakannya ?
Setahun lamanya Yumi dan Shinji bekerja, bermain, dan tertawa bersama, tetapi tak pernah ada ungkapan cinta. Pernah sekali, Yumi mencium pipi Shinji sebelum masuk kekamarnya. Pria itu hanya tersenyum canggung. Sejak itu, kelihatannya Yumi cukup puas dengan jalan-jalan berdua menjelajahi pegunungan atau dengan mengobrol di beranda setelah makan malam.
Pada suatu sore di musim semi, hujan deras mengguyur punggung bukit, membuat jalan masuk ke tambang mereka longsor. Dengan kesal Shinji mengisi karung-karung pasir dan meletakkannya sedemikan rupa untuk membelokkan arus air. Badannya lelah dan basah kuyup, tetapi tampaknya usahanya sia-sia. Tiba-tiba Yumi muncul di sampingnya, memegangi karung goni yang terbuka. Shinji menyekop dan memasuk kan pasir kedalamnya, kemudian dengan tenaga sekuat lelaki, Yumi melemparkan karung itu ke tumpukan lalu membuka karung lainnya. Berjam-jam mereka bekerja dengan kaki terbenam lumpur setinggi lutut, sampai hujan reda. Dengan berpegangan tangan mereka berjalan pulang ke pondok.
Sambil menikmati sup panas, Shinji mendesah , “Aku takkan dapat menyelamatkan tambang itu tanpa dirimu. Terima kasih, Yumi..”
“Sama-sama,” gadis itu menjawab sambil tersenyum tenang seperti biasa, lalu tanpa berkata-kata dia masuk ke kamarnya.
Beberapa hari kemudian , sebuah telegram datang mengabarkan bahwa Keluarga Matsutoya dan Keluarga Kubota akan tiba minggu berikutnya. Meskipun berusaha keras menutup-nutupinya , jantung Shinji kembali berdebar-debar seperti dulu karena harapan akan bertemu lagi dengan Asaka. Dia dan Yumi pergi ke stasiun kereta api. Mereka melihat keluarga mereka turun dari kereta api di ujung peron.
Ketika Asaka muncul , Yumi menoleh kepada Shinji. “Sambutlah dia,” katanya.
Dengan kaget, Shinji berkata tergagap, “Apa maksudmu?”
“Shinji , sudah lama aku tahu bahwa aku bukan putri Matsutoya yang kau inginkan. Aku memperhatikan bagaimana kau bercanda dengan Asaka dalam acara Perayaan pesta bunga lalu.” Dia mengangguk ke arah adiknya yang sedang menuruni tangga kereta. “Aku tahu bahwa dia, bukan aku , yang kauinginkan menjadi istrimu.”
“Tapi…”
Yumi meletakkan jarinya pada bibir Shinji. “Ssstt,” bisiknya. “Aku mencintaimu, Shinji. Aku selalu mencintaimu. Karena itu , yang kuinginkan hanya melihatmu bahagia. Sambutlah adikku.”
Shinji mengambil tangan Yumi dari wajahnya dan menggenggamnya. Ketika Yumi menengadah, untuk pertama kalinya Shinji melihat betapa cantiknya gadis itu. Dia ingat ketika mereka berjalan-jalan di padang rumput, ingat malam-malam tenang yang mereka nikmati di depan perapian, ingat ketika Yumi membantunya mengisi karung-karung pasir. Ketika itulah dia menyadari apa yang sebenarnya selama berbulan-bulan telah tidak diketahuinya.
“Tidak, Yumi. Engkaulah yang kuinginkan.” Shinji merengkuh gadis itu ke dalam pelukannya dan mengecupnya dengan cinta yang tiba-tiba membuncah didalam dadanya.
Keluarga mereka berkerumun mengelilingi mereka dan berseru-seru, “Kami datang untuk menghadiri pernikahan kalian!”

2009/02/20

Misteri Luar Angkasa


1.Tabrakan Antar Galaksi

Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.

2. Quasar

Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.

3. Materi Gelap (Dark Matter)

Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.

4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)

Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini.

5. Energi Vakum

Fisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu, berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta.

6. Mini Black Hole

Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini black holes tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang berbeda.

7. Neutrino

Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.

8.Ekstrasolar Planet (Exoplanet)

Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri. Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi.

9. Radiasi Kosmik Latarbelakang

Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).

10. Antimateri

Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.

2009/02/17

Misteri Piramida Mesir


Piramida raksasa Mesir merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia saat ini, sejak dulu dipandang sebagai bangunan yang misterius dan megah oleh orang-orang. Namun, meskipun telah berlalu berapa tahun lamanya, setelah sarjana dan ahli menggunakan sejumlah besar alat peneliti yang akurat dan canggih, masih belum diketahui, siapakah sebenarnya yang telah membuat bangunan raksasa yang tinggi dan megah itu? Dan berasal dari kecerdasan manusia manakah prestasi yang tidak dapat dibayangkan di atas bangunan itu? Serta apa tujuannya membuat bangunan tersebut? Dan pada waktu itu ia memiliki kegunaan yang bagaimana atau apa artinya? Teka-teki yang terus berputar di dalam benak semua orang selama ribuan tahun, dari awal hingga akhir merupakan misteri yang tidak dapat dijelaskan. Meskipun sejarawan mengatakan ia didirikan pada tahun 2000 lebih SM, namun pendapat yang demikian malah tidak bisa menjelaskan kebimbangan yang diinisiasikan oleh sejumlah besar penemuan hasil penelitian.



Sejarah Mitos dan Temuan Arkeologi

Sejak abad ke-6 SM, Mesir merupakan tempat pelarian kerajaan Poshi, yang kehilangan kedudukannya setelah berdiri lebih dari 2.000 tahun, menerima kekuasaan yang berasal dari luar yaitu kerajaan Yunani, Roma, kerajaan Islam serta kekuasaan bangsa lain. Semasa itu sejumlah besar karya terkenal zaman Firaun dihancurkan, aksara dan kepercayaan agama bangsa Mesir sendiri secara berangsur-angsur digantikan oleh budaya lain, sehingga kebudayaan Mesir kuno menjadi surut dan hancur, generasi belakangan juga kehilangan sejumlah besar peninggalan yang dapat menguraikan petunjuk yang ditinggalkan oleh para pendahulu.

Tahun 450 SM, setelah seorang sejarawan Yunani berkeliling dan tiba di Mesir, membubuhkan tulisan: Cheops, (aksara Yunani Khufu), konon katanya, hancur setelah 50 tahun. Dalam batas tertentu sejarawan Yunani tersebut menggunakan kalimat "konon katanya", maksudnya bahwa kebenarannya perlu dibuktikan lagi. Namun, sejak itu pendapat sejarawan Yunani tersebut malah menjadi kutipan generasi belakangan sebagai bukti penting bahwa piramida didirikan pada dinasti kerajaan ke-4.

Selama ini, para sejarawan menganggap bahwa piramida adalah makam raja. Dengan demikian, begitu membicarakan piramida, yang terbayang dalam benak secara tanpa disadari adalah perhiasan dan barang-barang yang gemerlap. Dan, pada tahun 820 M, ketika gubernur jenderal Islam Kairo yaitu Khalifah Al-Ma'mun memimpin pasukan, pertama kali menggali jalan rahasia dan masuk ke piramida, dan ketika dengan tidak sabar masuk ke ruangan, pemandangan yang terlihat malah membuatnya sangat kecewa. Bukan saja tidak ada satu pun benda yang biasanya dikubur bersama mayat, seperti mutiara, maupun ukiran, bahkan sekeping serpihan pecah belah pun tidak ada, yang ada hanya sebuah peti batu kosong yang tidak ada penutupnya. Sedangkan tembok pun hanya bidang yang bersih kosong, juga tak ada sedikit pun ukiran tulisan.

Kesimpulan para sejarawan terhadap prestasi pertama kali memasuki piramida ini adalah "mengalami perampokan benda-benda dalam makam". Namun, hasil penyelidikan nyata menunjukkan, kemungkinan pencuri makam masuk ke piramida melalui jalan lainnya adalah sangat kecil sekali. Di bawah kondisi biasa, pencuri makam juga tidak mungkin dapat mencuri tanpa meninggalkan jejak sedikit pun, dan lebih tidak mungkin lagi menghapus seluruh prasasti Firaun yang dilukiskan di atas tembok. Dibanding dengan makam-makam lain yang umumnya dipenuhi perhiasan-perhiasan dan harta karun yang berlimpah ruah, piramida raksasa yang dibangun untuk memperingati keagungan raja Firaun menjadi sangat berbeda.

Selain itu, dalam catatan "Inventory Stela" yang disimpan di dalam museum Kairo, pernah disinggung bahwa piramida telah ada sejak awal sebelum Khufu meneruskan takhta kerajaan. Namun, oleh karena catatan pada batu prasasti tersebut secara keras menantang pandangan tradisional, terdapat masalah antara hasil penelitian para ahli dan cara penulisan pada buku, selanjutnya secara keras mengecam nilai penelitiannya. Sebenarnya dalam keterbatasan catatan sejarah yang bisa diperoleh, jika karena pandangan tertentu lalu mengesampingkan sebagian bukti sejarah, tanpa disadari telah menghambat kita secara obyektif dalam memandang kedudukan sejarah yang sebenarnya.

Teknik Bangunan yang Luar Biasa

Di Mesir, terdapat begitu banyak piramida berbagai macam ukuran, standarnya bukan saja jauh lebih kecil, strukturnya pun kasar. Di antaranya piramida yang didirikan pada masa kerajaan ke-5 dan 6, banyak yang sudah rusak dan hancur, menjadi timbunan puing, seperti misalnya piramida Raja Menkaure seperti pada gambar. Kemudian, piramida besar yang dibangun pada masa yang lebih awal, dalam sebuah gempa bumi dahsyat pada abad ke-13, di mana sebagian batu ditembok sebelah luar telah hancur, namun karena bagian dalam ditunjang oleh tembok penyangga, sehingga seluruh strukturnya tetap sangat kuat. Karenanya, ketika membangun piramida raksasa, bukan hanya secara sederhana menyusun 3 juta batu menjadi bentuk kerucut, jika terdapat kekurangan pada rancangan konstruksi yang khusus ini, sebagian saja yang rusak, maka bisa mengakibatkan seluruhnya ambruk karena beratnya beban yang ditopang.

Lagi pula, bagaimanakah proyek bangunan piramida raksasa itu dikerjakan, tetap merupakan topik yang membuat pusing para sarjana. Selain mempertimbangkan sejumlah besar batu dan tenaga yang diperlukan, faktor terpenting adalah titik puncak piramida harus berada di bidang dasar tepat di titik tengah 4 sudut atas. Karena jika ke-4 sudutnya miring dan sedikit menyimpang, maka ketika menutup titik puncak tidak mungkin menyatu di satu titik, berarti proyek bangunan ini dinyatakan gagal. Karenanya, merupakan suatu poin yang amat penting, bagaimanakah meletakkan sejumlah 2,3 juta -2,6 juta buah batu besar yang setiap batunya berbobot 2,5 ton dari permukaan tanah hingga setinggi lebih dari seratus meter di angkasa dan dipasang dari awal sampai akhir pada posisi yang tepat.

Seperti yang dikatakan oleh pengarang Graham Hancock dalam karangannya "Sidik Jari Tuhan": Di tempat yang terhuyung-huyung ini, di satu sisi harus menjaga keseimbangan tubuh, dan sisi lainnya harus memindahkan satu demi satu batu yang paling tidak beratnya 2 kali lipat mobil kecil ke atas, diangkut ke tempat yang tepat, dan mengarah tepat pada tempatnya, entah apa yang ada dalam pikiran pekerja-pekerja pengangkut batu tersebut. Meskipun ilmu pengetahuan modern telah memperkirakan berbagai macam cara dan tenaga yang memungkinkan untuk membangun, namun jika dipertimbangkan lagi kondisi riilnya, akan kita temukan bahwa orang-orang tersebut tentunya memiliki kemampuan atau kekuatan fisik yang melebihi manusia biasa, baru bisa menyelesaikan proyek raksasa tersebut serta memastikan keakuratan maupun ketepatan presisinya.

Terhadap hal ini, Jean Francois Champollion yang mendapat sebutan sebagai "Bapak Pengetahuan Mesir Kuno Modern" memperkirakan bahwa orang yang mendirikan piramida berbeda dengan manusia sekarang, paling tidak dalam "pemikiran mereka mempunyai tinggi tubuh 100 kaki yang tingginya sama seperti manusia raksasa". Ia berpendapat, dilihat dari sisi pembuatan piramida, itu adalah hasil karya manusia raksasa.

Senada dengan itu, Master Li Hongzhi dalam ceramahnya pada keliling Amerika Utara tahun 2002 juga pernah menyinggung kemungkinan itu. "Manusia tidak dapat memahami bagaimana piramida dibuat. Batu yang begitu besar bagaimana manusia mengangkutnya? Beberapa orang manusia raksasa yang tingginya lima meter mengangkut sesuatu, itu dengan manusia sekarang memindahkan sebuah batu besar adalah sama. Untuk membangun piramida itu, manusia setinggi lima meter sama seperti kita sekarang membangun sebuah gedung besar."

Pemikiran demikian mau tidak mau membuat kita membayangkan, bahwa piramida raksasa dan sejumlah besar bangunan batu raksasa kuno yang ditemukan di berbagai penjuru dunia telah mendatangkan keraguan yang sama kepada semua orang: tinggi besar dan megah, terbentuk dengan menggunakan susunan batu yang sangat besar, bahkan penyusunannya sangat sempurna. Seperti misalnya, di pinggiran kota utara Mexico ada Kastil Sacsahuaman yang disusun dengan batu raksasa yang beratnya melebihi 100 ton lebih, di antaranya ada sebuah batu raksasa yang tingginya mencapai 28 kaki, diperkirakan beratnya mencapai 360 ton (setara dengan 500 buah mobil keluarga). Dan di dataran barat daya Inggris terdapat formasi batu raksasa, dikelilingi puluhan batu raksasa dan membentuk sebuah bundaran besar, di antara beberapa batu tingginya mencapai 6 meter. Sebenarnya, sekelompok manusia yang bagaimanakah mereka itu? Mengapa selalu menggunakan batu raksasa, dan tidak menggunakan batu yang ukurannya dalam jangkauan kemampuan kita untuk membangun?

Sphinx, singa bermuka manusia yang juga merupakan obyek penting dalam penelitian ilmuwan, tingginya 20 meter, panjang keseluruhan 73 meter, dianggap didirikan oleh kerjaan Firaun ke-4 yaitu Khafre. Namun, melalui bekas yang dimakan karat (erosi) pada permukaan badan Sphinx, ilmuwan memperkirakan bahwa masa pembuatannya mungkin lebih awal, paling tidak 10 ribu tahun silam sebelum Masehi.

Seorang sarjana John Washeth juga berpendapat: Bahwa Piramida raksasa dan tetangga dekatnya yaitu Sphinx dengan bangunan masa kerajaan ke-4 lainnya sama sekali berbeda, ia dibangun pada masa yang lebih purbakala dibanding masa kerajaan ke-4. Dalam bukunya "Ular Angkasa", John Washeth mengemukakan: perkembangan budaya Mesir mungkin bukan berasal dari daerah aliran sungai Nil, melainkan berasal dari budaya yang lebih awal dan hebat yang lebih kuno ribuan tahun dibanding Mesir kuno, warisan budaya yang diwariskan yang tidak diketahui oleh kita. Ini, selain alasan secara teknologi bangunan yang diuraikan sebelumnya, dan yang ditemukan di atas yaitu patung Sphinx sangat parah dimakan karat juga telah membuktikan hal ini.

Ahli ilmu pasti Swalle Rubich dalam "Ilmu Pengetahuan Kudus" menunjukkan: pada tahun 11.000 SM, Mesir pasti telah mempunyai sebuah budaya yang hebat. Pada saat itu Sphinx telah ada, sebab bagian badan singa bermuka manusia itu, selain kepala, jelas sekali ada bekas erosi. Perkiraannya adalah pada sebuah banjir dahsyat tahun 11.000 SM dan hujan lebat yang silih berganti lalu mengakibatkan bekas erosi.

Perkiraan erosi lainnya pada Sphinx adalah air hujan dan angin. Washeth mengesampingkan dari kemungkinan air hujan, sebab selama 9.000 tahun di masa lalu dataran tinggi Jazirah, air hujan selalu tidak mencukupi, dan harus melacak kembali hingga tahun 10000 SM baru ada cuaca buruk yang demikian. Washeth juga mengesampingkan kemungkinan tererosi oleh angin, karena bangunan batu kapur lainnya pada masa kerajaan ke-4 malah tidak mengalami erosi yang sama. Tulisan berbentuk gajah dan prasasti yang ditinggalkan masa kerajaan kuno tidak ada sepotong batu pun yang mengalami erosi yang parah seperti yang terjadi pada Sphinx.

Profesor Universitas Boston, dan ahli dari segi batuan erosi Robert S. juga setuju dengan pandangan Washeth sekaligus menujukkan: Bahwa erosi yang dialami Sphinx, ada beberapa bagian yang kedalamannya mencapai 2 meter lebih, sehingga berliku-liku jika dipandang dari sudut luar, bagaikan gelombang, jelas sekali merupakan bekas setelah mengalami tiupan dan terpaan angin yang hebat selama ribuan tahun.

Washeth dan Robert S. juga menunjukkan: Teknologi bangsa Mesir kuno tidak mungkin dapat mengukir skala yang sedemikian besar di atas sebuah batu raksasa, produk seni yang tekniknya rumit.

Jika diamati secara keseluruhan, kita bisa menyimpulkan secara logis, bahwa pada masa purbakala, di atas tanah Mesir, pernah ada sebuah budaya yang sangat maju, namun karena adanya pergeseran lempengan bumi, daratan batu tenggelam di lautan, dan budaya yang sangat purba pada waktu itu akhirnya disingkirkan, meninggalkan piramida dan Sphinx dengan menggunakan teknologi bangunan yang sempurna.

Dalam jangka waktu yang panjang di dasar lautan, piramida raksasa dan Sphinx mengalami rendaman air dan pengikisan dalam waktu yang panjang, adalah penyebab langsung yang mengakibatkan erosi yang parah terhadap Sphinx. Karena bahan bangunan piramida raksasa Jazirah adalah hasil teknologi manusia yang tidak diketahui orang sekarang, kemampuan erosi tahan airnya jauh melampaui batu alam, sedangkan Sphinx terukir dengan keseluruhan batu alam, mungkin ini penyebab yang nyata piramida raksasa dikikis oleh air laut yang tidak tampak dari permukaan.

Keterangan gambar: Sphinx yang bertetangga dekat dengan piramida raksasa kelihatannya sangat kuno. Para ilmuwan memastikan bahwa dari badannya, saluran dan irigasi yang seperti dikikis air, ia pernah mengalami sebagian cuaca yang lembab, karenanya memperkirakan bahwa ia sangat berkemungkinan telah ada sebelum 10 ribu tahun silam. (Lisensi gambar: Xu Xiaoqian)

2009/02/10

Fenomena Alam Bintang Kejora

Fenomena alam langka, melintasnya planet Venus di depan wajah matahari yang dapat disaksikan Selasa besok, bisa lebih indah dari kecantikan Miss Universe Jennifer Hawkins.

Pasadena-Jeremiah Horrocks hanyalah putra petani. Di Toxteth, Liverpool, sekitar 1619 ia lahir. Pada usia 13 tahun, ia masuk di Emmanuel College di Cambridge sebagai sizar, istilah untuk mahasiswa miskin, dan ia belajar astronomi. Pada 1635, setelah lulus sarjana ia pulang ke kampung halamannya. Salah satu ilmu yang digenggamnya adalah teori ciptaan astronom Jerman Johannes Kepler (1571-1630), yakni Hukum Ketiga tentang Pergerakan Planet. Dengan hukum itu, Horrocks sangat ingin membuktikan bahwa bulan mengelilingi bumi dengan lintasan yang berbentuk elips.

Dari perhitungan Kepler juga, Horrocks tahu kalau transit Venus-yakni fenomena alam melintasnya planet Venus di depan matahari yang dapat diamati dari bumi-terjadi pada 1631. Tapi, transit Venus tak cuma pada tahun itu. Menurut perhitungan Horrocks, bakal terjadi lagi dalam jeda delapan tahun setelahnya, yakni pada 24 Nopember 1639.

Untuk membuktikan perkiraannya itu, Horrocks pergi ke Much Hoole di dekat Preston, ia menggunakan sebuah teleskop sederhana yang diletakkan di atas kayu penopang. Dengan itu, ia dapat memproyeksikan citra matahari ke sebuah kertas putih yang ditandai dengan sebuah lingkaran yang berdiameter 15 sentimeter. Ini cara pengamatan yang aman karena menatap langsung ke matahari dapat membuat kebutaan seketika karena terbakarnya retina.

Dalam buku Jeremiah Horrocks on the Transit of Venus yang ditulis Arundell B. Whatton (1859), terungkap bahwa Horrocks mengaku menunggu seharian kejadian itu, mulai saat matahari terbit hingga pukul 9 pagi. Dilanjutkan lagi mendekati pukul 10 hingga pukul satu siang, tapi pengamatan tak menemukan yang istimewa selain penampakan bintik-bintik (sun spot) biasa di wajah matahari. Sampai sekitar 15 menit menjelang pukul tiga sore, sebuah bintik hitam yang ukurannya tak biasa dan bentuknya bulat hampir sempurna terlihat di sebelah kiri cakram matahari. “Tak salah lagi inilah bayangan planet itu”, ucap Horrocks.

Horrocks dapat mengamati pergerakan Venus yang seperti andeng-andeng di muka matahari. Siluet Venus itu bergerak dari kiri ke kanan. Pengamatan itu lamanya hanya sekitar 35 menit, sebelum berakhir pada saat matahari terbenam. Inilah kali pertama fenomena transit Venus dapat diamati manusia bumi.

Fenomena transit Venus adalah kejadian langka. Tak semua orang berkesempatan menyaksikannya. Maka jadilah salah satunya pada Selasa (8/6) siang besok. Menjadi seperti Horrocks dan Kapten James Cook, nakhoda Kapal Endeavour yang tengah berlayar ke Tahiti di Samudra Pasifik pada 12 Agustus 1768. Selasa besok adalah kejadian transit Venus kelima sejak terciptanya teleskop.

Kejadian ini hampir dapat disaksikan oleh seluruh penduduk bumi mulai pukul 05.40 setelah subuh hingga 11.00 siang waktu GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah yang paling baik untuk menyaksikannya adalah dari Timur Tengah dan Eropa, karena seluruh fase dapat teramati. Sementara itu, di wilayah Afrika warga hanya dapat melihat pada saat matahari terbit, sedangkan di Asia Tenggara dan Australia pada saat matahari terbenam. Di wilayah Indonesia, transit Venus dapat disaksikan mulai pukul 12.00 siang hingga menjelang magrib, jika cuaca cerah tentunya.

Transit Venus terjadi jika Venus berada antara bumi dan matahari dalam satu garis lurus. Sebetulnya, Venus berada antara bumi dan matahari setiap 584 hari, tapi posisinya tidak segaris lurus dengan bumi dan matahari, biasanya Venus melintas di bawah atau di atas matahari. Soalnya, lintasan orbit Venus agak sedikit miring. Posisi segaris lurus hanya terjadi menurut deret 8, 105, 8, 122, dan seterusnya. Artinya, setelah 2004 peristiwa yang sama akan terulang pada 2012, lalu pada 2117, pada 2125, dan pada 2247.

Fenomena transit Venus menjadi agenda penting bagi dunia astronomi. Sejak kejadian terakhir, pada 6 Desember 1882, menginspirasikan kalangan astronom untuk menggunakan fenomena ini sebagai alat untuk menjawab pertanyaan ilmiah paling penting saat ini: berapa jarak pasti antara matahari dan bumi ?

Selama ini, sejak Kepler mengumumkan Hukum Ketiga tentang Pergerakan Planet pada 1619, skala dalam sistem tata surya dihitung dengan menggunakan dua nilai: pertama, waktu yang dibutuhkan sebuah planet mengorbit matahari dan jarak rata-rata antara matahari dan bumi-dikenal dengan unit astronomi. Jarak rata-rata itu diperoleh para ilmuwan sekitar 1960-an dengan memelantingkan gelombang radar ke matahari dan Venus untuk mendapatkan jarak rata-rata matahari ke bumi, yakni 149.597.954 kilometer.

Pada Selasa besok, kesempatan bagi para astronom untuk menguji teknik dan instrumen baru, misalnya tiga satelit pemantau matahari yang ada di ruang angkasa, untuk memastikan skala dan mendeteksi planet-planet dalam sistem tata surya kita juga planet-planet lain di sistem tata surya yang lain.

Sampai saat ini, lebih dari 120 planet di luar tata surya kita yang telah ditemukan. Kebanyakan planet itu terungkap karena gaya gravitasi yang besar planet itu mempengaruhi gerakan bintang-bintang mereka. Pada teknik baru memungkinkan pendeteksian planet-planet jauh dengan mengukur fluktuasi cahaya yang muncul ketika planet-planet itu memutari bintangnya. Pada 2007 NASA berencana meluncurkan wahana antariksa tak berawak Kepler untuk memonitor bintang-bintang seperti matahari kita untuk mencari planet-planet seperti bumi.

VENUS

Diameter : 12.103,6 kilometer
Massa : 4,869 x 1.024 kilogram
Jarak dari Matahari: 108.208.930 kilometer

Dinamakan seperti nama Dewi Cinta atau Kecantikan bagi orang Romawi. Nama itu diberikan mungkin karena warnanya yang terang. Ia adalah obyek langit paling terang setelah matahari dan bulan. Itu pulalah mungkin sebabnya, di sini kita menyebutnya Bintang Kejora atau Bintang Timur karena kerap tampak pada saat fajar atau petang hari. Planet Venus ini sudah diketahui sejak zaman prasejarah.

Venus adalah planet kedua dari matahari setelah Merkurius, dan planet terbesar kelima dalam tata surya kita. Ia kadang disebut juga planet kembaran bumi karena karena memiliki massa, ukuran dan komposisi kimia yang mirip.

Banyak keunikan pada Venus. Ia mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari bumi. Tapi, butuh 243 hari untuk berotasi pada sumbunya. Jadi, satu hari Venus lebih panjang dari satu tahun bumi.

Sudah beberapa wahana antariksa tak berawak yang mengunjungi Venus. Yang pertama datang ke sana adalah Mariner 2 (1962). Misi wahana antariksa Magellan (1990-1994) milik NASA berhasil memotret Venus dan menghasilkan peta yang detail. Berdasarkan analisis wahana antariksa terungkap bahwa atmosfer asam sulfur Venus yang tebal itu mengandung karon dioksida dalam jumlah besar, yang memerangkap panas di bawahnya seperti kejadian efek rumah kaca yang dialami bumi saat ini. Akibatnya, suhu permukaan Venus sangat ekstrem panas, yakni 450 derajat Celsius.

Dari foto yang dihasilkan Magellan terlihat dataran luas yang dinamakan Lavinia Planitia. Juga terlihat tiga kawah besar bekas tumbukan meteor: Kawah Howe yang berdiameter 37,3 kilometer, Danilova berdiameter 47,6 kilometer, dan yang terbesar kawah Aglaonice yang berdiameter 62,7 kilometer. Yang paling mengesankan adalah gunung berapi yang tengah tidur, dinamakan Maat Mons, sesuai dengan nama Dewa Kebenaran dan Keadilan bangsa Mesir. Tinggi gunung itu 8 kilometer.

Sumber : Koran Tempo (7 Juni 2004)